BONESATU.COM – Upaya untuk membentuk karakter dan jiwa kepemimpinan peserta didik, OSIS UPT SMKN 2 Bone melaksanakan kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) Tahun 2026.
Kegiatan yang mengusung tema “Menemukan Jati Diri Pemimpin, Berani Berpikir Kritis, Menolak Pengaruh Negatif, dan Menjadi Trendsetter Kebaikan” ini berlangsung selama 2 hari, Sabtu – Minggu, 5–6 September 2026, bertempat di UPT SMKN 2 Bone.
Kegiatan tersebut diikuti 85 Peserta siswa yang merupakan perwakilan dari setiap kelas dan ekstrakurikuler yang ada di lingkup SMKN 2 Bone.
Dalam kegiatan tersebut para peserta disuguhi berbagai materi dan pengalaman yang berkaitan dengan kepemimpinan, organisasi, membangun tim, seni berbicara, pangadereng, teknik persidangan, administrasi, serta pengembangan potensi diri.
Keseriusan pihak UPT SMKN 2 Bone untuk mendapatkan hasil maksimal dari LDKS tersebut terbukti dengan menghadirkan sejumlah pemateri dan fasilitator yang berkompeten, yakni, Syamry, mantan Presiden BEM UNM periode 2025-2026,Imran S.Pd., M.Si, Dosen salah satu kampus Bone, Andi Hendra Wijaya S.I.P., M.A., SYLFF, AYF, CPS, Public Speaker dan Founder The Speaker Indonesia, Subarman Salim, S.Pd., M.Si, Penulis dan Pegiat Sejarah, Nurfadhilah Nur, S.Pd., M.Pd., Gr, mantan Ketua DKC Pramuka Bone Periode 2019-2024 dan Iskandar, S.Kom, Gr, Guru UPT SMKN 2 Bone.
Kepala SMKN 2 Bone, Ansar S.Pd., M.Si mengatakan, kegiatan LDKS ini menjadi salah satu langkah penting dalam mempersiapkan siswa agar mampu menjadi pemimpin yang bertanggung jawab, kritis dalam mengambil keputusan, mampu bekerja sama, serta memberikan pengaruh positif bagi lingkungan sekolah.
“ Sekolah membutuhkan siswa yang mampu berdiri di depan, mengajak yang lain bergerak, menjadi teladan, dan membawa perubahan yang baik. Jadilah trendsetter kebaikan, bukan hanya sekadar menjadi pengikut, ” ucapnya.
Diapun berharap bahwa kegiatan ini dapat menjadi motivasi bagi para peserta sebagai pelopor lahirnya pemimpin-pemimpin muda yang berintegritas, kritis, berkarakter, dan mampu menginspirasi melalui kebaikan.
” Jika karakter terbentuk dengan baik, maka tentu akan berdampak baik pada potensi yang dimiliki setiap siswa dan ini akan menjadi modal utama untuk melahirkan generasi yang berkualitas, “imbuhnya.
Kegiatan LDKS secara resmi ditutup melalui acara seremonial yang dirangkaikan dengan pemberian hadiah doorprize. Sementara untuk pengumuman peserta terbaik akan dilaksanakan pada upacara hari Senin.
(*)






