BONESATU.COM – Musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) di Kabupaten Bone yang mestinya menjadi wadah penting dalam merumuskan kebijakan daerah, ternyata cenderung hanya menjadi forum seremonial.
Sejumlah Kepala Dinas dan pejabat penting lainnya yang diundang secara resmi sebagai peserta untuk berdiskusi dalam forum ternyata hanya menghadiri acara pembukaan.
Setelah Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman membuka secara resmi dan meninggalkan acara, para kepala OPD dan undangan penting lainnya juga berhamburan meninggalkan ruangan, seolah mereka bukan bagian dari forum yang akan dibuka pada sesi selanjutnya.
Akibatnya, kursi ruangan yang awalnya terisi penuh, kini menjadi kosong dan hanya diisi oleh beberapa orang, forum akhirnya menjadi lesu dan terkesan tidak bersemangat lagi.
Padahal, pada dasarnya RKPD yang akan dirumuskan oleh Bappeda Bone selaku instansi pelaksana berharap agar forum selanjutnya yang berisi pemaparan arah kebijakan diharapkan dapat menerima saran dan masukan dari para Kepala OPD terkait penentuan program yang akan dicanankan pada tahun 2027 mendatang.
Kepala Bappeda Bone, Andi Muh. Yusuf yang dikonfirmasi terkait fenomena ini tidak bisa menjawab secara gamblang, kendati terlihat pada raut mukanya merasa kecewa.
” Saya juga tidak tahu, mungkin ini kondisinya berbeda, karena para narasumbernya berbeda. Tahun lalu diacara yang sama tetap ramai karena kebetulan yang memberi pemaparan Wakil Bupati, tapi soal itu, kitami yang bahasakan, “ucapnya dalam forum, Selasa (31/3/26)
Kendati demikian, forum tetap dilanjutkan dan diisi pembahasan tentang subtansil yang menyasar kelemahan – kelemahan yang terjadi pada penyelenggaraan pemerintahan tahun 2025 lalu.
Diantara isu yang mengemuka dalam forum diskusi tersebut yakni persoalan stunting, pelayanan kesehatan gratis melalui UHC yang tidak maksimal, anjloknya skor pencegahan korupsi berdasarkan IPKD MCSP KPK dan rendahnya realisasi APBD tahun 2025.
Sayangnya isu – isu ini tidak terjawab secara tuntas lantaran instansi tekhnis penanggungjawabnya sudah tidak berada di tempat.
Laporan : Budiman






