BONESATU.COM – Sejak dilantik beberapa bulan lalu, Direktur PDAM Wae Manurung, Bahtiar Sairing terus melakukan pembenahan.
Alhasil, BUMD yang bergerak dalam usaha pelayanan air minum di Kabupaten Bone ini perlahan mulai menunjukkan surplus dalam pengelolaan keuangan.
” Awal saya masuk, triwulan I mines Rp. 38 Juta, tapi setelah triwulan II sudah ada keuntungan Rp. 600 Juta lebih “,kata Bahtiar, Rabu (30/7/25).
Surplus ini kata dia bersumber dari pembenahan beberapa bagian, termasuk efisiensi operasional di Kecamatan.
” Dulu biaya operasional untuk perbaikan Rp. 600 Ribu, sekarang Rp. 150 Ribu, ini uang pelanggan, tidak boleh dibelanja tanpa ukuran yang jelas “, terangnya.
Bahkan pembenahan adminidtrasipun tidak luput dari perhatiannya.
” Kita temukan ada penyimpangan senilai ratusan juta, makanya saya minta dikembalikan, saya katakan kalau tidak terpaksa kita tempuh jalur hukum, “terangnya.
Laporan : Budiman