BONESATU.COM – Anggota DPRD Bone dari Fraksi Nasdem, Andi Muh. Salam prihatin melihat kompetensi personil Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) saat ini.
Ia khawatir jika hal ini dibiarkan, maka akan berdampak buruk terhadap rumusan kebijakan Pemerintah Daerah. Terlebih menurutnya, diawal pemerintahan baru saat ini dibutuhkan fikiran ekstra untuk menganalisa dan mengkaji arah kebijakan yang akan ditempuh.
Sementara personil TAPD yang dipasang lanjutnya, banyak diisi oleh orang-orang baru yang tidak memiliki pengalaman mumpuni terkait persoalan anggaran, sehingga kemampuan mereka membaca dan menginterpretasi regulasi sangat diragukan.
” Setelah rapat Banggar kemarin, kami melihat TAPD saat ini kurang SDM dan perlu banyak belajar lagi, terutama soal regulasi terkait penganggaran, khususnya strategi – strategi yang akan ditempuh pemerintah daerah, “ucapnya, Sabtu (29/3/25).
Dalam Rapat Banggar yang digelar pada Rabu Malam (26/3/25) lalu, Politikus muda yang akrab disapa Lilo AK ini menilai, diantara personil TAPD yang hadir, hanya Kabid Anggaran BKAD Bone, Idrus yang mampu memberi penjelasan secara regulatif terkait masalah yang dibicarakan, sementara yang lain hanya membaca catatan tanpa memahami muara penganggaran.
” Bahkan PJ Sekda hanya bisa menjawab, nanti sesuai petunjuk bapak Bupati. Padahal seharusnya dalam forum Banggar, Sekda selaku Ketua TAPD merupakan perwakilan Bupati, jadi tidak perlul agi mengatakan tergangtung Bupati, “tuturnya.
Dia pun berharap agar Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman segera mengevaluasi masalah ini karena menurutnya sangat berpotensi menjadi preseden buruk bagi Pemerintahan.
” Dalam mengelola pemerintahan, apalagi TAPD, tidak bisa hanya like and dislike, tapi harus yg benar – benar punya SDM yang mumpuni