BONESATU.COMĀ – Progres pelaksanaan kegiatan Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) sampai akhir triwulan II 2026 oleh Pemkab Bone masih berjalan lamban.
Hal ini selain dipicu selektivitas pelaksanaan kegiatan karena kondisi defisit keuangan daerah, juga dipicu oleh persoalan tekhnis kegiatan itu sendiri.
Seperti diungkap Kepala Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ) Bone, Syahrul bahwa saat ini jumlah kegiatan yang terlaksana sekitar 40 Persen, 10 Persen diantaranya masih dalam proses administrasi di UKPBJ dan 50 persen sisanya belum ada progres.
” Kalau pengadaan barang (e-purchasing) lancar, yang terkendala kontruksi, untuk yang belum jalan, mungkin karena persoalan ketersediaan anggaran, “ucapnya, Kamis (18/6/26).
Kendala utama pada persoalan konstruksi di infrastruktur menurut dia, karena harus melalui tahapan perencanaan.
” Jadi rata – rata OPD yang menangani infrastruktur, seperti jalan, gedung dan lainnya agak lambat, karena ada tahapan perencanaan, “jelasnya.
Laporan : Budiman






