{"id":10671,"date":"2021-04-02T21:24:08","date_gmt":"2021-04-02T12:24:08","guid":{"rendered":"https:\/\/bonesatu.com\/?p=10671"},"modified":"2021-08-24T15:30:23","modified_gmt":"2021-08-24T06:30:23","slug":"bupati-bone-ziarahi-makam-dan-situs-situs-raja-bone","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bonesatu.com\/index.php\/2021\/04\/02\/bupati-bone-ziarahi-makam-dan-situs-situs-raja-bone\/","title":{"rendered":"Bupati Bone Ziarahi Makam dan Situs-situs Raja Bone"},"content":{"rendered":"<p><strong>BONE<span style=\"color: #ff0000;\">SATU.COM,<\/span> Bone <\/strong>\u2013 <span style=\"font-size: large; font-family: georgia, palatino;\">Dalam rangka memperingati Hari Jadi Bone ke-691 tahun 2021, Bupati Bone Andi Fahsar M Padjalangi bersama Forkopimda Bone kunjungi Situs Manurungnge di Jalan Manurunge, Watampone, Jumat, 2 April 2021.<br \/>\n<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: large; font-family: georgia, palatino;\">Situs ini merupakan tinggalan Raja Bone Pertama, yaitu Manurungnge ri Matajang yang memerintah tahun 1330-1365. Belia adalah peletak dasar berdirinya kerajaan Bone masa lalu.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-size: large; font-family: georgia, palatino;\">Bupati bersama rombongan disambut teatrikal menggambarkan dialog Manurungnge dengan rakyat banyak pada masa itu di suatu tempat yang bernama Matajang. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-size: large; font-family: georgia, palatino;\">Konon, di akhir hidupnya tiba-tiba ia menghilang tidak diketahui arah perginya, dan kejadian ini disebut mallajang. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-size: large; font-family: georgia, palatino;\">Untuk mengenang perjuangan beliau maka pemda Bone mengunjungi situs tersebut tiap peringatan hari jadi Bone <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-size: large; font-family: georgia, palatino;\">Selanjutnya Bupati Bone dan rombongan melanjutkan ziarah ke makam La Ummasa Petta Panre Bessi di Jln.Ahmad Yani Watampone. Beliau adalah raja Bone ke-2 yang memerintah tahun 1365-1368. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-size: large; font-family: georgia, palatino;\">SeIain pandai besi, inilah raja Bone yang pertama dikebumikan sehingga digelar Petta Panre Bessi Mulaiyye Panreng (yang pertama dikuburkan\/dikebumikan). <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-size: large; font-family: georgia, palatino;\">Kemudian dilanjutkan ziarah makam Raja Bone ke-24 La Mappasessu To Appatunru Sultan Ismail Muhtajuddin Matinroe ri Lalebbata (1812-1823) dan Raja Bone ke-29 La Singkeru Rukka Sultan Ahmad Idris Matinroe ri Topaccing (1860-1871). <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-size: large; font-family: georgia, palatino;\">Makam mangkau Bone ini terletak di belakang Masjid Tua Al-Mujahidin Jl. Sungai Citarum, Watampone. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-size: large; font-family: georgia, palatino;\">Selanjutnya Bupati Bone dan rombongan juga ziarah makam La Maddaremmeng Matinroe ri Bukaka Raja Bone Ke-13 (1631-1644) dan makam Ratu Bone We Bataritoja Datu Talaga Arung Timurung Sultanah Zainab Zulikyahtuddin. Ratu Bone ini dua kali memerintah yaitu sebagai ratu Bone ke-17 (1714-1715) serta ratu Bone ke-21 (1724-1749). <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-size: large; font-family: georgia, palatino;\">Dihari yang sama, Bapak Bupati bersama pimpinan forkopimda bergerak ke Desa Matuju, kecamatan Awangpone. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-size: large; font-family: georgia, palatino;\">Di daerah tersebut terdapat makam Petta Ponggawae Panglima Perang Bone, yaitu Abdul Hamid Baso Pagilingi yang gugur pada perang Bone IV melawan Belanda yang dikenal peristiwa Rumpa\u2019na Bone tahun 1905. Ia adalah putra raja Bone ke-31 yaitu La Pawawoi Karaeng Sigeri. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-size: large; font-family: georgia, palatino;\">Serta makam Raja Bone ke-33 (raja Bone terakhir) yaitu La Pabbenteng Petta Lawa Matinroe ri Matuju (1946-1951). Ia adalah anak Petta Ponggawae Panglima Perang Bone, yaitu Abdul Hamid Baso Pagilingi. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-size: large; font-family: georgia, palatino;\">Setelah Bupati Bone bersama forkopimda bergerak ke Desa Nagauleng Kecamatan Cenrana. Di daerah tersebut terdapat makam La Patau Matanna Tikka Matinroe ri Nagauleng Raja Bone ke-16 (1696-1714). <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-size: large; font-family: georgia, palatino;\">Tiba di Nagauleng, Bupati Bone disambut alunan mappaddekko. Bapak Bupati sangat mengapresiasi, terpancar wajah sumringah beliau menyaksikannya sebagai cerminan Kecintaannya terhadap budaya tradisional di Kabupaten Bone. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-size: large; font-family: georgia, palatino;\">Alunan dekko bagai penyejuk dalam kecapaian sekaligus mengakhiri kegiatan ziarah makam\/situs raja-raja sebagai rangkaian kegiatan Hari Jadi Bone Ke-691 Tahun 2021 <\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BONESATU.COM, Bone \u2013 Dalam rangka memperingati Hari Jadi Bone ke-691 tahun 2021, Bupati Bone Andi Fahsar M Padjalangi bersama Forkopimda Bone kunjungi Situs Manurungnge di Jalan Manurunge, Watampone, Jumat, 2 April 2021. Situs ini merupakan tinggalan Raja Bone Pertama, yaitu Manurungnge ri Matajang yang memerintah tahun 1330-1365. Belia adalah peletak dasar berdirinya kerajaan Bone masa [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":10672,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[95],"tags":[],"class_list":["post-10671","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bonesatu.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10671","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bonesatu.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bonesatu.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bonesatu.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bonesatu.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10671"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/bonesatu.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10671\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":10675,"href":"https:\/\/bonesatu.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10671\/revisions\/10675"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bonesatu.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/10672"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bonesatu.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10671"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bonesatu.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10671"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bonesatu.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10671"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}